Fokus Berita
- sorendidori86news adalah portal Citizen Journalism yang mengangkat suara, karya, kinerja dan perjuangan kalangan menengah ke bawah — memberitakan yang kerap luput dari media arus utama, dari akar rumput untuk akar rumput sorendidori86news adalah portal Citizen Journalism yang mengangkat suara, karya, kinerja dan perjuangan kalangan menengah ke bawah — memberitakan yang kerap luput dari media arus utama, dari akar rumput untuk akar rumput -

Israel Serang Rafah saat Gencatan Senjata, Berdalih Hamas Langgar Kesepakatan

Israel Serang Rafah saat Gencatan Senjata, Berdalih Hamas Langgar Kesepakatan

Israel
Warga Palestina yang dibebaskan Israel disambut masyarakat di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza usai dipulangkan, Senin (13/10/2025). (Sumber: Jehad Alshrafi/Associated Press)

TEL AVIV – Israel menyerang Rafah, Gaza, saat gencatan senjata dengan Hamas telah berlangsung sembilan hari.

Israel melakukan serangan udara ke Rafah dengan dalih Hamas telah melanggar kesepakatan.

Dikutip dari CNN, Minggu (19/10/2025), pejabat militer Israel mengatakan, Hamas menyerang pasukan Israel di Rafah dengan granat berpeluncur roket dan tembakan penembak jitu.

Menurut mereka, hal itu yang mendorong Israel melakukan serangan di daerah tersebut, setelah hanya sembilan hari gencatan senjata dimulai.

Sumber Israel yang memahami masalah tersebut mengatakan pasukan Zionis menjadi korban karena serangan tersebut.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di luar garis kuning, batas penarikan awal Israel yang digariskan dalam perjanjian gencatan senjata.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan mengadakan konsultasi keamanan pada Minggu pagi, termasuk dengan menteri pertahanan dan panglima militer.

Hamas belum berkomentar terkait tuduhan Israel tersebut.

Namun, pejabat senior Hamas, Izzat Al-Rishq mengatakan di media sosial Telegram, kelompok perlawanan Palestina itu tetap berkomitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Ia juga menuduh Israel mengarang dalil lemah untuk membenarkan kejahatan mereka.

Gencatan senjata Hamas-Israel sudah dilakukan sejak Kamis (10/10/2025), lewat perantara Presiden AS Donald Trump.

Dalam kesepakatan 20 poin yang diajukan Trump, Hamas harus mengembalikan 20 sandera Israel dan 28 jasad sandera yang telah tewas.

Sedangkan Israel harus membebaskan lebih dari 1.000 tahanan Palestina, dan sekitar 250 tahanan yang dipenjara seumur hidup oleh Israel.

 

( Sumber : https://www.kompas.tv/internasional/624034/israel-serang-rafah-saat-gencatan-senjata-berdalih-hamas-langgar-kesepakatan )

Exit mobile version